Wanita Wajib Tahu! Posisi Tidur Untuk Meredakan Nyeri Haid

Nyeri haid seringkali dirasakan oleh tidak sedikit wanita yang sedang haid. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, nyeri haid juga mengganggu tidur, loh. Nyeri atau kram perut saat haid dapat membuat tidur menjadi tidak nyaman dan tidak nyenyak. Namun, kamu tidak perlu khawatir, posisi tidur untuk meredakan nyeri haid dapat membantumu meredakan rasa sakit karena haid.

Lalu, bagaimana posisi tidur yang tepat saat mengalami nyeri haid? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Kondisi Nyeri Haid yang Menyebabkan Sulit Tidur

Menurut National Sleep Foundation, 30% wanita akan mengalami kesulitan tidur selama masa haid. 23% diantaranya mengeluhkan sulit tidur pulas beberapa hari setelah haid.

Sulitnya tidur nyenyak dan nyama ketika masa haid dipengaruhi oleh perubahan hormon di dalam tubuh yang dapat menyebabkan suhu tubuh meningkat dari suhu biasanya. Hal tersebut membuat hormon yang merangsang tubuh untuk tidur menjadi terganggu karena suhu tubuh yang menurun sebagai sinyal tidur alami menjadi tidak muncul.

Selain itu, nyeri haid yang muncul juga dapat menyebabkan tubuh menjadi sulit untuk tenang. Perasaan mudah marah sering kali muncul akibat dari tubuh yang lelah karena waktu tidur yang terganggu karena nyeri haid.

Penyebab Susah Tidur Saat Nyeri Haid

Sebelum mengetahui posisi tidur yang tepat untuk meredakan nyeri haid, ketahui dahulu apa penyebab susah tidur saat sedang mengalami nyeri haid. Penyebab umum wanita susah tidur saat nyeri haid diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Kram perut
  • Nyeri pinggang
  • Area payudara dan bokong terasa sakit
  • Perasaan cemas dan stres
  • Suhu tubuh menjadi lebih panas dari biasanya

Posisi Tidur untuk Meredakan Nyeri Haid

Berikut ini adalah berbagai posisi tidur untuk meredakan nyeri haid yang dapat membantumu tetap nyaman saat tidur.

  • Fetal atau posisi janin

Posisi yang pertama adalah posisi seperti janin atau posisi fetal. Kamu tentu pernah melihat posisi janin saat masih dalam kandungan. Posisi seperti itulah yang dapat membantumu meredakan nyeri haid.

Posisi tidur seperti janin ternyata efektif membantu mengurangi rasa nyeri yang muncul saat masa haid. Karena dalam posisi tersebut otot-otot di sekitar perut menjadi lebih rileks kemudian kram perut akan membaik.

Selain itu, tidur dalam posisi fetal dapat mencegah terjadinya kebocoran pembalut, karena pada posisi ini kedua kaki saling menempel. Disrankan untuk tidak tidur tengkurap, karena posisi tengkurap membuat perut tertekan sehingga darah haid yang keluar akan semakin banyak dan rentan terjadi kebocoran.

  • Tidur dengan bantal di bawah lutut

Berikutnya adalah kamu dapat meletakkan bantal di bawah lutut. Kemudian pastikan kaki tetap lurus, tidak boleh lebih tinggi atau lebih rendah. Kamu dapat merasakan manfaatnya setelah beberapa saat. Karena dengan meletakkan bantal di bawah lutut dapat membantu otot-otot tubuh semakin rileks dan tubuh menajdi lebih nyaman sehingga kamu akan mendapatkan kualitas tidur yang baik.

  • Child’s pose

Posisi tidur untuk meredakan nyeri haid yang selanjutnya adalah dengan child’s pose. Posisi ini mirip dengan posisi yoga yaitu badan dilipat ke depan, kepala diletakkan di Kasur dan lutut melengkung di bawah perut.

  • Menempelkan bantalan hangat

Posisi selanjutnya adalah dengan tidur telentang dan meletakkan bantalan hangat di perut. Sensasi hangat pada perut bagian bawah tersebut dapat membantu otot rahim menjadi lebih rileks sehingga dapat mengurangi krama tau nyeri perut.

Itulah beberapa posisi tidur untuk mengurangi nyeri haid yang dapat kamu jadikan referensi ketika kamu mengalami nyeri di masa haid.

Leave a Reply

Your email address will not be published.