Haid Pertama? Ini Cara Memakai Pembalut Untuk Pemula

Kamu mungkin bingung ketika pertama kali mengalami menstruasi. Kebingungan itu biasanya terjadi karena kamu kaget melihat darah di celanamu. Apalagi jika tidak ada seseorang di sisimu yang bisa membantu.

Tak perlu bingung, ini cara memakai pembalut untuk pemula yang mudah diikuti. Melalui artikel ini, semoga kamu tak lagi merasa kikuk saat menstruasi datang untuk pertama kali, ya!

Apa Itu Pembalut?

Pembalut adalah benda berbentuk persegi panjang yang terbuat dari bahan yang bisa menyerap darah menstruasi. Pembalut ini diletakkan di bagian dalam celana dalam.

Jenis-jenis Pembalut

Ada dua macam pembalut, yaitu pembalut dengan sayap (wings) dan pembalut tanpa sayap. Pembalut dengan sayap memiliki tambahan perekat di kedua sisi bagian tengah pembalut. Gunanya untuk menahan pembalut agar tetap berada di tempatnya dan mengurangi risiko kebocoran.

Selain pembalut dengan sayap dan tanpa sayap, ada pula pantyliner. Pantyliner ini bentuknya jauh lebih kecil dan tipis daripada pembalut. Fungsinya adalah untuk menjaga kebersihan area kewanitaan agar bebas dari bakteri dan bau.

Pembalut juga dibedakan berdasarkan bahan pembuatannya. Ada pembalut kain dan pembalut sekali pakai. 

Pembalut sekali pakai mungkin biasa kamu temui di minimarket atau supermarket dalam berbagai jenama. Sementara itu, pembalut kain bisa kamu cuci dan pakai berulang kali.

Bukan cuma jenis dan bahan, pembalut juga dibedakan berdasarkan ukurannya. Ada pembalut untuk siang hari yang ukurannya lebih pendek, biasanya 23 cm. Ada pula pembalut malam yang ukurannya panjang, yaitu 29 cm dan 36 cm.

Bagaimana Cara Memilih Pembalut?

Pembalut mana yang harus kamu pilih? Sesuaikanlah dengan situasi dan preferensimu. Kamu bisa mencoba berbagai jenis pembalut untuk tahu betul pembalut mana yang paling cocok untukmu.

Jika darah haid yang kamu keluarkan banyak, kamu bisa menggunakan pembalut yang panjang dengan kemampuan menyerap baik. Sementara itu jika kamu aktif bergerak, sebaiknya pilih pembalut dengan sayap.

Namun, sebaiknya kamu menghindari pembalut yang memiliki fragrance atau parfum aroma. Sebab, fragrance bisa menyebabkan iritasi pada vagina atau reaksi alergi.

Bagaimana Cara Memakai Pembalut untuk Pemula?

Cara memakai pembalut untuk pemula akan dijelaskan dalam langkah-langkah berikut ini:

  1. Lepas perekat yang terletak di bagian bawah pembalut.
  2. Tempelkan perekat tersebut pada bagian dalam celana dalam. Tekan hingga benar-benar menempel.
  3. Jika ada sayap, lepas perekat di bagian sayap.
  4. Lipat sayap ke arah luar celana dalam. Tempelkan bagian luar celana dalam dengan perekat pada sayap, lalu tekan baik-baik.

Itulah caranya. Simpel, bukan?

Kapan Harus Mengganti Pembalut?

Pembalut sebaiknya diganti tiap 3 hingga 4 jam sekali. Kalau darah haid yang kamu keluarkan banyak, kamu bisa mengganti lebih sering. Biasanya darah haid akan banyak keluar di hari pertama dan kedua menstruasi.

Dengan mengganti pembalut secara rutin, kamu terhindar dari ketidaknyamanan dan bau darah haid.

Bagaimana Cara Membuang Pembalut?

Jika pembalutmu sudah kotor, waktunya dibuang.  Jangan dibuang begitu saja, buang pembalut setelah dibungkus dalam plastik pembungkus pembalut atau tisu sebelumnya.

Setelah itu, kamu bisa buang ke tempat sampah. Jangan dibuang ke toilet, karena bisa menyebabkan mampet. 

Apakah pembalut perlu dicuci? Ada dua pendapat mengenai hal ini. Ada yang bilang pembalut harus dicuci, tetapi ada pula yang bilang pembalut bisa langsung dibuang tanpa dicuci.

Menurut dokter, tidak ada yang salah dari dua pendapat tersebut. Namun, jika ingin mempertimbangkan pencemaran lingkungan yang dihasilkan dari darah haid, lebih baik tidak dicuci.

Di sisi lain, kalau kamu ingin mencuci pembalut karena khawatir pada petugas kebersihan yang akan membersihkan sampah, tidak mengapa.

Nah, itulah tips-tips yang bisa kamu lakukan saat menghadapi haid pertama. Termasuk juga cara mencuci pembalut untuk pemula. Karena sudah paham, jangan khawatir soal haid pertamamu lagi, ya!